“Don, udah nambah belum bacaan Al-qur’an hari
ini?” Tanya kang Alwi,
“ Maaf kang, belum……”
jawab Doni (dengan rasa malu),
“Ayo Don, luangkan aja setengah jam buat baca Al-Qur’an tiap harinya” jawab kang Alwi.
Subhanalloh,
Alloh sudah berjanji dalam Al-Qur’an, bahwa membaca Al-Qur’an itu mudah, cukup
meluangkan waktu sejenak saja, tiga puluh menit tiap harinya dan disiplinkan
diri untuk istiqomah, hanya setengah jam aja,
mudah kan?
“Mudah ko’, pasti bisa, Alloh
sudah janji” lanjut kang Alwi,
“Tapi kang, saya sibuk
kuliah” jawab Doni.
Sibuk, sibuk dan sibuk. Apalagi yang kita jadikan alasan
untuk melewati hari tanpa membaca Al-Qur’an. Belajar, kuliah, bekerja, bermain,
belanja, berorganisasi. jadikan alasan klasik, Astagfirulloh.
“coba deh, dari setengah jam yang diluangkan
dibagi-bagi lagi per waktu sholat” jelas kang Alwi,
“Maksudnya gimana kang?” Tanya Doni,
“ya cukup enam menit baca
al-Qur’an setelah sholat Fardu tiap harinya, gimana?” jelas Alwi,
“ehmm, ia juga yaa” jawab
alwi,
“ayo lah, sekarang Doni
coba aja sediakan Al-Qur’an dalam
tas, setiap mau kuliah, biar bisa dibaca setelah sholat fardu sama biar bisa dibaca kapan aja!” tegas
kang Alwi,
“bener juga, oke lah Doni akan coba” jawab Doni.
Memang betul, membaca Al-Qur’an itu mudah, tinggal
bagaimana kita bisa meluangkan waktu sejenak dalam kesibukan aktivas kita, coba
kita melatih kedisiplinan kita untuk meluangkan tiga puluh menit saja dalam
aktivitas kita, coba kita sediakan Al-Qur’an dalam tas kita, agar kita bisa
meluangkan waktu sejenak dalam setiap aktivitas, entah itu di kantor saat
bekerja, entah itu di kampus saat belajar, entah itu di sekolah saat mengajar,
entah itu di supermarket saat menjaga kasir.
Dengan meluangkan waktu sejenak untuk membaca Al-qur’an
dalam kesibukan aktivitas kita, Insya Alloh, Alloh akan membimbing kita
menyelesaikan permasalahan dan persoalan dalam hidup kita, percayalah. Wallahu
‘alam.

No comments:
Post a Comment