Semua orang pasti dalam sehari mempunyai waktu luang cukup lama yang dilaluinya. Baik itu ketika menunggu kendaraan umum, menunggu dosen ataupun menunggu teman saat akan ada pertemuan. Mungkin jika kita mau mengakumulatifkannya bisa sampai setengah jam perhari. Bukan waktu yang sedikit, bayangkan jika kita kalikan setengah jam dengan tujuh hari, dengan satu bulan dan dengan satu tahun. Sungguh waktu yang cukup bagi kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
Mari kita perhatikan, kebanyakan orang menghabsikan waktu luangnya dengan asyik mengaplikasikan handphone, bercengkrama dalam media sosial bahkan hanya sekedar memberikan komentar tak penting di akun Facebook. Bukan kah setiap perbuatan akan dipertanggung jawabkan? Bukankah jika kita melakukan kebaikan maka keburukan akan berkurang, begitupun sebaliknya?
Mari kita ubah kebiasaan sia-sia yang kita lakukan, saat menunggu dosen di kelas, saat menunggu kendaraan umum di terminal. Kita isi dengan hal yang menjadikan pribadi kita lebih baik dan lebih bermanfaat. Bayangkan jika kita pergunakan waktu luang persetengah jam dalam sehari untuk menghafal Al-Qur’an? Rata-rata untuk menghafal satu ayat dalam surat di Al-Qur’an membutuhkan waktu lima menit. Dalam setengah jam insyaallah bisa menghafalkan enam ayat. Luar biasa.
Selanjutnya, bayangkan jika dalam waktu luang tersebut kita isi dengan membaca buku, kita lihat bagaimana cara orang jepang memanfaatkan waktu luangnya baik di dalam kereta, di kantor aataupun di dalam kelas. Mereka pergunakan dengan membaca.
Yang terakhir, kita bisa memanfaatkan waktu luang dengan menulis, baik langsung kita tulis di laptop kita, di smartphone kita atau hanya di kertas. Saya pun saat menulis tulisan ini, saya lakukan ketika menunggu dosen PLSBT, rencananya akan ada UTS, tapi belum ada kabar dari dosen ada atau ndaknya.
#economics_graphics
10/29/2014
Waktu luang
Semua orang pasti dalam sehari mempunyai waktu luang cukup lama yang dilaluinya. Baik itu ketika menunggu kendaraan umum, menunggu dosen ataupun menunggu teman saat akan ada pertemuan. Mungkin jika kita mau mengakumulatifkannya bisa sampai setengah jam perhari. Bukan waktu yang sedikit, bayangkan jika kita kalikan setengah jam dengan tujuh hari, dengan satu bulan dan dengan satu tahun. Sungguh waktu yang cukup bagi kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
Mari kita perhatikan, kebanyakan orang menghabsikan waktu luangnya dengan asyik mengaplikasikan handphone, bercengkrama dalam media sosial bahkan hanya sekedar memberikan komentar tak penting di akun Facebook. Bukan kah setiap perbuatan akan dipertanggung jawabkan? Bukankah jika kita melakukan kebaikan maka keburukan akan berkurang, begitupun sebaliknya?
Mari kita ubah kebiasaan sia-sia yang kita lakukan, saat menunggu dosen di kelas, saat menunggu kendaraan umum di terminal. Kita isi dengan hal yang menjadikan pribadi kita lebih baik dan lebih bermanfaat. Bayangkan jika kita pergunakan waktu luang persetengah jam dalam sehari untuk menghafal Al-Qur’an? Rata-rata untuk menghafal satu ayat dalam surat di Al-Qur’an membutuhkan waktu lima menit. Dalam setengah jam insyaallah bisa menghafalkan enam ayat. Luar biasa.
Selanjutnya, bayangkan jika dalam waktu luang tersebut kita isi dengan membaca buku, kita lihat bagaimana cara orang jepang memanfaatkan waktu luangnya baik di dalam kereta, di kantor aataupun di dalam kelas. Mereka pergunakan dengan membaca.
Yang terakhir, kita bisa memanfaatkan waktu luang dengan menulis, baik langsung kita tulis di laptop kita, di smartphone kita atau hanya di kertas. Saya pun saat menulis tulisan ini, saya lakukan ketika menunggu dosen PLSBT, rencananya akan ada UTS, tapi belum ada kabar dari dosen ada atau ndaknya.
#economics_graphics
Subscribe to:
Posts (Atom)